Richard Hostadter (anti-intelektualisme: kasus amerika)
Richard Hostadter
(anti-intelektualisme: kasus amerika)
Gejolak politik dan kontroversi pendidikan di era 1950-an
melambangkan istilak anti-intelektualisme menjadi julikan penting dalam proses
mawas diri bangsa amerika. Istilah itu menyelinap tanpa kentara ke pamakaian
bahasa sehari-hari tanpa disertai definisi yang jelas,dan biasanya digunakan
untuk menyebut sesuaitu yang tidak disukai oleh pembicara. Orang orang yang
tiba tiba menyadari penyusupan istilah itu sering mengira bahwa
anti-intelektualisme adalah kekuatan baru di salah satu wilayah kehidupan. Karena anti intelektualisme
adalah produk kondisi kondisi masa kini,maka ia bisa diharapkan bakal tumbuh
sampai ketingkat tak terbendung lagi.
Salah satu alasan mengapa anti-intelektualisme belum pernah
di definisikkan dengan jelas adalah justru karena tidak ada definisi yang jelas itulah,anti-intelektualisme jadi lebih
enak dipakai sebagai julukan untuk dialamatkan pada lawan dalam kontrovensi
yang berlangsung selama ini.
Sebagai gagasan,anti-intelektual bukan sekedar dalil
tunggal melainkan kumpulan dalil dalil yang salling berkaitan. Sebagai
sikap,jarang ditemukan dalm bentuk murni atau mutlak biasanya
anti-intelektualisme bermuka dua ,langka adanya sikap mutlak tidak senang
kepada intelek dan kaum intelektual,dan juga jarang terdapa sikap total
menyukai keduanya. Sebagai subjek historis kalau memang bisa disebut
demikian,anti-intelektualisme bukan daya yang tetap dan mapan,melainkan
kekuatan yang naik turun dari waktu ke waktu,dan motifnya didapat dari berbagai
sumber yang berganti ganti.
Untuk menghinadari kebingungan,musti tahu dulu bahwa
anti-intelektualisme disini tidak disamakan dengan corak dokrin filosofis
yang saya sebut anti-intelektualisme.
Anti- intelektualisme mengemuka dalam gagasan para pemikir dan sastrawan
seperti Friedrich Nietzsche, Sorel, Bergson, Ralph Waldo Emerson, Walt
Whithman, Willian James,dll. Mereke semua bisa disbut kaum
anti-rasionalis,tetapi tidak berwatak anti-intelektualisme dalam arti
sosiologis ataupun politis sebagaimana yang tersirat dalam istilah
anti-intelektualisme yang digunakan disini. Memang seringkali gerakan
anti-intelektualisme menggugah gagasan pemikir anti-rasionalisme.
SUMBER : MENGGUGAT
PENDIDIKAN
Komentar
Posting Komentar