PENDIDIKAN YANG MENDALAM (MAX RAFFERTY)


PENDIDIKAN YANG MENDALAM (MAX RAFFERTY)
            Diakhir dasawarsa 1770-an ,perempuan perempuan terhormat yang jelita serta laki laki kelas atas di Prancis menemukan tema obrolah baru yang mengasyikan. Agaknya sebuah sekte asing yang serba misterius sudah melintas wilayah perbatasan kerajaan Louis XVI disebelah selatan,dan telah mencapkan kukunya di klub kub yang modis serta di tiap lingaran pecandu pesta di paris. Konon seorang dokter muda bernama Wina telah menmukan 1 penawar jitu bagi setiap penyakit yang menjangkit bagian manapun dari anatomi manusia. Yang menghebohkan,obat itu ternyata sederhana. Si penderita bisa mengunjungi dokter atau salah seorang asistennya, lalu ditidurkan, dan saat bangun semua penyakit lenyap ditelan udara. Sungguh mengagumkan . sebuah sentuhan gemerlap ada pula disana, pelambaian tangan bernuansa mistis, penggumaman mantra mantra rahasia, pantulan sinar lilin lewat cermin.
            “magnetisme bintang” kata orang tentang sekte baru itu. Disepanjang jalan benua Eropa ia menjadi mode terbaru , menjadi cara paling amdal untuk menuntaskan penyakit yang paling bebal, menjadi satu jamu untuk segala hal. Barang siapa yang membual soal keganasan penyakit, entah penyakit sungguhan atau penyakit yang dikarang sendir, berkonsultasi tentang pakar bawahan Dr Anton Mesmer dan seketika ia akan dibawa melayang ke dunia mimpi dimana rasa sakit terlupakan dan menjadi bagian dari masa lalu.
            Seperti bisa tahu, kalau ada barang baru, segera berkembang jagoan jargon profesional yang mengitarinya. Orang orang saling berbicara dengan istilah seperti “rekayasa sommambulisme [‘berjalan dengan tidur’]” , dan ‘kerasukan magnetis’ dengan khidmat, dan setiap malam mereka berdandan untuk mendatangi ‘pesta pesta mesmeris’ [mesmerism adalah adalah istilah yang menjulang dari situ; artinya penggunaan pengaruh yang berdaya melnakan kesadaran atau hipnotisme]. Yang disebut ‘pesta’ disini kmirip dengan yang dilakukan oramg ornag di zaman kita jika berkunjung ke psikiater atau mengikuti terapi kejiwaan.
            Sialnya sekitar 10 tahun terkecam kejadian siir semacam itu, akhirnya ada orang yang menyadari bahwa para pengidap penyakit ternyata tidak ada yang sembuh meski rajin berpesta. Memang benar para pasien Dr mesmer dan sektenya mengalami kenyamanan saat dibuai alam mimpi,dan mereka melupakan penyakit masing masing, tapi cuma sementara. Segra sudah itu,merka harus kembali keduani fana yang menunggu mereka beserta penyakit merka semula yang, kenyataannya, malah lebih parah ketimbang sebelumnya. Temuan ini menggegerkan prancis. Dr Mesmer terpaksa hengkang melewati perbatasan menuju jerman.
            ‘Pendidian progresif’ begitu nama sekte baru itu, dan di seluruh Amerika Serikat ia menjadi obat mutakhir yang bisa menyembuhkan apa saja. Barang siapa yang menjadi orang di dunia pendidika, ia berkontribusi dengan para murid Dr Dewey dan sekektika di terbangkan ke alam mimpi dimana anak anak hanya menghadapi tabel tabel perkalian bilamana merka merasakan kebutuhan untuk mengerjakan perkalian, dan disana persaingan menjadi cabang kenakalan yang paling tak termaafkan.
            Sebagaimana bisa bila ada barang baru, jargon profesionalpun segera mengitai temuan Dr Dewey. Orang orang berbincang dengan istilah istilah seoerti ‘dinamika kelompok’, ‘vektor vektor topologis, dan ‘fungsi fungsi rekorelasi,dengan khidmat, sementara para pendidik seperti saya dengan bangga dan  sambil merasa penting bersibuk sibuk mempelajari obat baru itu, mondar mandir ke lokerya lokarya dari satu musim ke musim berikutnya, dimana kami ditatar tentang kejahatan yang tertanam dalam PR, di bimbing untuk melihat ketidak adilan yang terpendam dalam raport, serta diberi peringatan mengenai bahaya bahaya yang bakal terjadi andai kita mengajari anak anak untuk mengenal huruf uruf dari A sampai Z.
            Setelah sekitar 20 tahun terkecekam peson simsalabim ini, akhirnya ada orang yang mulai memperhatikan bahwa tolak ukur pendidikan diseluruh pelosok negri berguguran dari ambang terbawah, bahwa meskipin anak anak sekolah di prakirakan melakukan banyak tindakan penyesuaian diri dengan kehidupan. Ternyata jumlah kejahatan remaja malah meningkat dan hanya segelintir diantara anak anak sekolah yang mampu mengeja kata kata, semntara para pengusaha, karena harus memperkerjakan lulusan SMU sebagai pegawai bagian arsi, mengahbiskan banyak uang hasil jerih payah merka untuk mengajar pegawai baru bahwa huruf G itu urutannya sebelum H
            Temuan ini pada waktunya menyulut ledakan demi ledakan diantara orang tua murid seperti kita saksikan sekarang. Bagi semua orang ledakan itu tampaknya permanen, dan memiliki sifat seperti revolusi. Sebuah gelombang intelektual dan filosofis yang nyata, yang sungguh sungguh bernuansa kebaikan., jauh lebih langka ketimbang gelombang politik dan ekonomi, dan sebuah revolusi di sebuah dunia pendidikan barangkali sebuah revolusi yang paling jarang terjadi. Karena itu, ia layak diberi perlakuan yang penuh hormat dan kekaguman, yang jelas tidak akan diperolehnya dari saya.
SUMBER : MENGGUGAT PENDIDIKAN

Komentar