MAKALAH EVALUASI PEMBELAJARAN MASYARAKAT “LANGKAH-LANGKAH EVALUASI PEMBELAJARAN”


MAKALAH
 EVALUASI PEMBELAJARAN MASYARAKAT
“LANGKAH-LANGKAH EVALUASI PEMBELAJARAN”
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Masyarakat
Dosen Pengampu: Lulu Yuliani M.Pd.

 
Kelompok 1 (Kelas A)
Ana Lusiana                            172103049
Aronia Rizky Nusantari Devi 172103023
Hanifah Rahmah Sari              172103061
Karmila                                   172103000
Mela Oktafiani H                    172103108
Restu Wijaya Dimas               172103103

PENDIDIKAN MASYARAKAT
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
2019

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikn rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas Makalah Evaluasi pembelajaran masyarakat sub tema langkah-langkah evaluasi pembelajaran. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan materi maupun hasil pemikirannya.
            Harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk kedepannya dapat memperbaiki agar menjadi lebih baik lagi. Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak kekurangan dalam observasi ini. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempuraan tugas makalah ini.
            Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua dan semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha kita. Terimakasih.

Tasikmalaya, 3 September 2019




                                                                                        Penyusun

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.......................................................................................... i
KATA PENGANTAR....................................................................................... ii
DAFTAR ISI....................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................... 1
A.    Latar Belakang.......................................................................................... 2
B.     Rumusan Masalah..................................................................................... 2
C.     Tujuan........................................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN.................................................................................... 3
A.       Pengertian Evaluasi.................................................................................. 3
B.        Pengertian Evaluasi Pembelajaran........................................................... 4
C.        Fungsi Evaluasi Pembelajaran.................................................................. 4
D.       Langkah-Langkah Evaluasi Pembelajaran............................................... 5
BAB III PENUTUP............................................................................................ 9
A.       Kesimpulan.............................................................................................. 9
B.        Saran........................................................................................................ 9
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 10
 

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
            Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pembelajaran atau tujuan pendidikan atau sebuah program dapat dicapai sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Evaluasi merupakan salah satu kegiatan utama yang harus dilakukan dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran.
            Melalui Evaluasi, kita akan mengetahui perkembangan hasil belajar, intelegensi, bakat khusus, minat, hubungan sosial, sikap dan kepribadian siswa atau peserta didik serta keberhasilan sebuah program. Dalam dunia pendidikan dan pembelajaran ada beberapa istilah yang sering digunakan, baik secara bersamaan maupun secara terpisah. Istilah tersebut adalah pengukuran. penilaian, dan evaluasi.
            Ketiga istilah tersebut memiliki perbedaan mengacu pada asumsi bahwa pembelajaran merupakan sistem yang terdiri atas beberapa unsur, yaitu masukan, proses dan hasil maka terdapat tiga jenis evaluasi sesuai dengan sasaran evaluasi pembelajaran, yaitu evaluasi masukan, proses dan hasil pembelajaran. Terkait dengan ketiga jenis evaluasi pembelajaran tersebut, dalam praktek pembelajaran secara umum pelaksanaan evaluasi pembelajaran menekankan pada evaluasi proses pembelajaran dan evaluasi hasil belajar. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa pelaksanaan kedua jenis evaluasi tersebut merupakan komponen system pembelajaran yang sangat penting.
            Evaluasi kedua jenis komponen yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pelaksanaan dan hasil pembelajaran. Selanjutnya masukan tersebut pada gilirannya dipergunakan sebagai bahan dan dasar memperbaiki kualitas proses pembelajaran menuju keperbaikan kualitas hasil pembelajaran. Untuk itu, penulis dalam makalah ini akan memberi gambaran mengenai Evaluasi Pembelajaran agar para tenaga pendidik dapat mengetahui hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan sebagai bahan untuk memperbaiki kualitas hasil pembelajaran tersebut.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian evaluasi ?
2.      Apa pengertian evaluasi pembelajaran ?
3.      Bagaimana fungsi evaluasi pembelajaran ?
4.      Bagaimana langkah-langkah evaluasi pembelajaran?

C.    Tujuan
1.      Untuk mengetahui apa yang dimaksud pengertian evaluasi.
2.      Untuk mengetahui apa yang dimaksud evaluasi pembelajaran.
3.      Untuk mengetahui  bagaimana fungsi evaluasi pembelajaran.
4.      Untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah evaluasi pembelajaran.

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Evaluasi
            Kata evaluasi berasal dari kata evaluation dalam bahasa Inggris, yang lazim diartikan dengan penaksiran atau penilaian. Kata kerjanya adalah evaluate, yang berarti menaksir atau menilai, sedangkan orang yang menilai atau menaksir disebut sebagai evaluator (Echols, 1975). Istilah evaluasi sering disamartikan dengan ujian. Meskipun saling berkaitan, akan tetapi tidak mencakup keseluruhan makna yang sebenarnya. Ujian ulangan harian yang dilakukan guru di kelas atau bahkan ujian akhir sekolah sekalipun, belum dapat menggambarkan esensi evaluasi, terutama bila dikaitkan dengan penerapan kurikulum 2013. Sebab evaluasi pada dasarnyabukan hanya menilai hasil belajar, tetapi juga proses-proses yang dilalui pendidik dan peserta didik dalam keseluruhan proses pembelajaran.           Evaluasi merupakan suatu proses yang sistematisdan berkelanjutan untuk menentukan kualitas (nilai dan arti) daripada sesuatu, berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu dalam rangka mengambil suatu keputusan. Dalam UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB I Pasal 1 ayat 21 dijelaskan bahwa “evaluasi pendidikan adalah kegiatan pengendalian, penjaminan, dan penetapan mutu pendidikan terhadap berbagai komponen pendidikan pada setiap jalur, jenjang, dan jenis pendidikan sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pendidikan”. Evaluasi atau penilaian juga merupakan proses pengumpulan informasi untuk menentukan sejauh mana pembelajaran yang telah ditetapkan tercapai. Informasi itu dapat berupa pendapat guru, orang tua, kualitas buku, hasil penilaian, dan sikap siswa. Alat evaluasi dapat berupa tes, kuisioner, wawancara, dan observasi.

            Untuk lebih memperjelas makna evaluasi, terdapat beberapa perumusan penilaian sebagai padanan kata evaluasi menurut evaluasi menurut beberapa ahli, di antaranya seperti berikut.
1.      Robert L Thorndike dan Elizabeth Hagen (1961), menjelaskan bahwa evaluasi berhubungan dengan pengukuran. Evaluasi termasuk penilaian formal dan penilaian intuitif mengenai kemajuan peserta didik.
2.      Arikunto (1990), penilaian lebih menekankan kepada proses pembuatan keputusan terhadap sesuatu ukuran baik-buruk yang bersifat kuantitatif.
3.      Ralph Tyler (1950), menyatakan bahwa evaluasi merupakan sebuah proses  pengumpulan data untuk menentukan sejauh mana, dalam hal apa, dan bagaimana tujuan pendidikan sudah tercapai.
            Dengan mendasarkan pada pengertian di atas, maka dapat dikemukakan bahwa evaluasi adalah suatu proses menentukan nilai seseorang dengan menggunakan patokan-patokan tertentu untuk mencapai tujuan.
B.     Pengertian Evaluasi Pembelajaran
Pada hakikatnya evaluasi merupakan laporan akhir dari proses pembelajaran, khususnya laporan mengenai kemajuan dan prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa evaluasi merupakan pertanggungjawaban guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Evaluasi merupakan bagian penting dalam suatu sistem instruksional.
Evaluasi itu sendiri memiliki pengertian suatu proses untuk mendapatkan informasi secara menyeluruh dan berkesinambungan tentang suatu proses serta hasil sebuah kegiatan. Sedangkan pengertian evaluasi pembelajaran, yaitu proses untuk memperoleh informasi yang menyeluruh dan berkesinambungan tentang suatu proses dan hasil belajar siswa, sehingga bisa dijadikan sebagai dasar dalam penentuan perlakuan lanjut.

C.    Fungsi Evaluasi Pembelajaran
Secara umum, evaluasi sebagai suatu tindakan atau proses setidak-tidaknya memiliki tiga macam fungsi pokok, yaitu :
1.      Mengukur kemajuan
Kemajuan sangat dinilai dalam evaluasi pembelajaran jadi sejauh mana perkembangan pembelajaran itu berlangsung.
2.      Penunjang penyusunan rencana
Ketika diadakan evaluasi itu akan berdampak baik pada penyusunan rencana yang nantinya akan memudahkan untuk melakukan rencana-rencana yang strategis kedepannya.
3.      Memperbaiki atau melakukan penyempurnaan kembali
Sudah jelas bhwa diadakannya fungsi evaluasi ini adalah untuk memperbaiki kesalahan yang telah terjadi supaya lebih baik lagi kedepannya.
Jika dilihat dari fungsi diatas setidaknya ada dua macam kemungkinan hasil yang diperoleh dari kegiatan evaluasi, yaitu :
1.      Hasil evaluasi yang diperoleh dari kegiatan evaluasi itu ternyata menggembirakan, sehingga dapat memberikan rasa lega bagi evaluator , sebab tujuan yang telah ditentukan dapat dicapai sesuai dengan yang direncanakan.
2.      Hasil evaluasi itu ternyata tidak menggembirakan atau bahkan mengkhawatirkan, dengan alasan bahwa berdasar hasil evaluasi ternyata dijumpai adanya penyimpangan, hambatan, atau kendala sehingga mengharuskan evaluator untuk bersikap waspada. Ia perlu memikirkan dan melakukan pengkajian ulang terhadap rencana yang telah disusun atau mengubah dan memperbaiki cara pelaksanaanya.

D.    Langkah-Langkah Evaluasi Pembelajaran
Langkah-langkah pokok dalam evaluasi
Pada umumnya langkah-langkah pokok evaluasi hasil belajar meliputi tiga kegiatan yaitu; Persiapan (perencanaan), Pelaksanaan, dan Pengolahan hasil.
1.      Menyusun rencana Evaluasi Hasil Belajar
Sebelum evaluasi hasil belajar dilaksanakan, terlebih dahulu disusun perencanaan yang baik dan matang. Perencanaan evaluasi hasil belajar pada umumnya mencakup enam jenis kegiatan yaitu;
2.      Merumuskan tujuan dilaksanakannya evaluasi.
Menetapkan aspek-aspek yang akan di evaluasi. Misalnya, aspek kognitifnya, aspek afektifnya atau aspek psikomotorik.
3.      Memilih dan menentukan tehnik yang akan di pergunakan di dalam pelaksanaan evaluasi.
Menyusun alat-alat pengukur yang dipergunakan dalam pengukuran dan penilaian hasil belajar peserta didik. Menentukan tolak ukur, norma atau kriteria yang akan dijadikan pegangan atau patokan dalam memberikan interpretasi terhadap data hasil evaluasi. Misalnya apakah akan digunakan penilaian Beracuan Patokan (PAP) ataukah akan dipergunakan Penilaian Beracuan Kelompok (PAK) atau Norma (PAN).
4.      Menentukan frekuensi dari kegiatan evaluasi hasil belajar itu sendiri (kapan dan berapa kali evaluasi belajar itu dilaksanakan).
Evaluasi hasil belajar dapat dilaksanakan dengan menggunakan alat ukur baik berupa tes maupun non tes. Sumadi Suryabrata dalam bukunya Pengembangan Tes Hasil Belajar mengemukakan lima tahap dalam merencanakan dan menyusun tes sehingga menjadi tes yang baik dan dapat dibakukan sebagai berikut: Pengembangan spesifikasi tes, spesifikasi tes adalah suatu uraian yang menunjukkan keseluruhan kualitas tes dan ciri-cirinya harus dimiliki oleh tes yang akan dikembangkan
5.    Penulisan soal
Dalam penulisan soal, ada beberapa prinsip yang perlu dicermati dalam menyusun atau menulis soal (tes) hasil belajar:
a.       tes hasil belajar harus dapat mengukur secara jelas hasil belajar (learning out comes) yang telah ditetapkan sesuai tujuan instrusional sehingga memudahkan bagi guru/dosen dalam menyusun butir-butir soal tes hasil belajar.
b.      butir-butir soal tes hasil belajar harus merupakan sampel yang refresentatif dari populasi bahan pelajaran yang telah diajarkan sehingga dapat dianggap mewakili seluruh ferfomance yang telah diperoleh peserta didik selama mengikuti pelajaran.
c.       bentuk soal tes harus bervariasi sehingga cocok untuk mengukur hasil belajar yang diinginkan sesuai dengan tujuan tes itu sendiri.
d.      tes hasil belajar didesain sesuai dengan kegunaannya untuk memperoleh hasil yang dinginkan.
e.       tes hasil belar harus dapat memiliki reabilitas yang dapat diandalkan.
f.       tes hasil belajar disamping harus dapat dijadikan alat pengukur keberhasilan belajar peserta didik, harus dapat dijadikan alat untuk mencari informasi yang berguna untuk memperbaiki cara belajar peserta didik dan cara mengajar guru/dosen itu sendiri.

6.    Penelaahan soal
Setelah butir soal tes hasil belajar selesai ditulis, maka butir soal tersebut harus diuji validitas rasionalnya yaitu kesesuaian butir soal dengan materi pengajaran, tujuan evaluasi dan tehnik penulisan soal yang baik.
7.    Tehnik pelaksanaan evaluasi hasil belajar
Tes hasil belajar merupakan salah satu jenis tes yang digunakan untuk mengukur perkembangan atau kemajuan belajar peserta didik, setelah mengikuti proses pembelajaran.
8.    Tehnik pemeriksaan hasil evaluasi hasil belajar
Sebagaimana diketahui tes tertulis digolongkan ada dua yaitu tes bentuk uraian dan bentuk tes obyektif. Karena kedua bentuk tes hasil belajar itu memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga tehnik pemeriksaan hasil-hasilnya berbeda pula. Sedangkan untuk pemeriksaan hasil tes belajar bentuk obyektif pada umumnya dilakukan dengan menggunakan kunci jawaban. Ada beberapa kunci jawaban yang dapat dipergunakan yaitu kunci berdampingan (strip key), kunci sistem karbon, kunci sistem tusukan dan kunci berjendela.
9.    Tehnik Pengolahan skor hasil evaluasi hasil belajar menjadi nilai
Sebelum membicarakan tentang tehnik pengolahan skor mentah hasil tes hasil belajar menjadi nilai standar, maka akan dikemukakan perbedaan antara skor dan nilai. Skor merupakan hasil pekerjaan memberikan angka bagi setiap item, yang oleh testee telah dijawab dengan benar, dengan memperhitungkan bobot jawaban sebenarnya. Sedangkan nilai adalah angka yang merupakan hasil ubahan dari skor yang sudah dijadikan satu dengan skor-skor lainya serta disesuaikan pengaturannya dengan standar tertentu.


BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
            Evaluasi pembelajaran adalah proses untuk menentukan nilai pembelajaranyang dilaksanakan, dengan melalui kegiatan pengukuran dan penilaianpembelajaran. Pengukuran yang dimaksud di sini adalah proses membandingkantingkat keberhasilan pembelajaran dengan ukuran keberhasilan pembelajaran yangtelah ditentukan secara kuantitatif, sedangkan penilaian yang dimaksud di siniadalah proses pembuatan keputusan nilai keberhasilan pembelajaran secarakualitatif.Evaluasi merupakan sarana untuk mendapatkan informasi yang diperolehdari proses pengumpulan dan pengolahan data.Terdapat beberapa teknik, jenis-jenis, dan syarat-syarat penyusunan evaluasipembelajaran yang dapat di lakukan dan diperhatikan oleh pendidik dalammelakukan evaluasi pembelajaran.

B.     Saran
            Dalam melakukan Evaluasi Pembelajaran, sebaiknya diperhatikan syarat-syarat dalam penyusunan evaluasi pembelajaran tersebut serta memilih teknikevaluasi pembelajaran yang sesuai agar hasil yang diinginkan sesuai.

DAFTAR PUSTAKA
Buku
Asrul, Ananda Rusydi, Rosnita (2014). Evaluasi Pembelajaran, Medan: Cita         Pustaka Media
Siregar Eveline, Nara Hartini (2014). Teori Belajar dan Pembelajaran, Bogor:        Penerbit Ghalia Indonesia

Jurnal dan Makalah
Nuruyah Nunung (2014). Evaluasi Pembelajaran: Sebuah Kajian Teori. Jurnal      Edueksos, 3, 73-86. Tersedia: https://syekhnurjati.ac.id. Diakses pada          tanggal 2 september 2019

Arifin Zainal (2010). Evaluasi Pembelajaran (Teori dan Paktik). Online.     Tersedia: docplayer.info/303008-Evaluasi-pembelajaran-drs-zainal-      arifin-m-pd.html. Diakses pada tanggal 2 September 2019
Internet
Setyo Muryo (2016). Apa itu Evaluasi Pembelajaran (Online). Tersedia:  panduan             mengajar.blogspot.com/2016/02/apa-itu-evaluasi-pembelajaran.html             Diakses pada Tanggal 2 September 2019
Atumaryamitaqiya. Langkah-Langkah Evaluasi (Online). Tersedia: https://atumarytaqiya.wordpress.com/artikel/langkah-langkah-evaluasi / Diakses pada tanggal 3 September 2019
Yasin Mas. Pengertian, Objek, Tujuan dan Fungsi Evaluasi Pembelajaran (Online). Tersedia: https://www.academia.edu/28041094/pengertian­_objk_tujuan_dan_fungsi_evaluasi_pembelajaran. Diakses pada tanggal 3 September 2019


Komentar